Waspada Terhadap Predator Anak

Tips Mengajarkan Anak Waspada Terhadap Predator Anak

Sekarang ini, kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur yang dilakukan oleh pedofilia menjadi sebuah kasus yang marak dijumpai dimana-mana. Tidaklah heran jika para orang tua menjadi sangat waspada dan khawatir terhadap lingkungan sekitar anaknya. Kejahatan memang dapat dilakukan dimana-mana, bahkan di sekolah tempat yang orang tua percayai bahwa anaknya akan aman. Oleh karena itu, penting halnya untuk mengajarkan kepada anak agar menjadi lebih waspada dan peka akan kejahatan.

Waspada Terhadap Predator Anak

Anak Usia 2-4 Tahun

Siapa sangka jika usia ini rentan menjadi target kejahatan predator anak. Bagi seorang anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, menjadi korban kejahatan pedofilia pastinya akan mempengaruhi mental dan psikisnya. Oleh karena itu, sebagai orang tua sebaiknya Anda mengikuti tips-tips berikut.

  1. Dalam membahas situasi seksual, pastikan untuk menggunakan bahasa yang mudah untuk dipahami oleh anak tetapi bahasa yang digunakan juga harus benar. Disarankan untuk tidak menggunakan eufemisme atau kalimat ungkapan untuk mencegah terjadinya kebingungan.
  2. Memberikan pemahaman dan pengertian tentang apa yang menjadi privasinya. Berikan pengertian bahwa selain dirinya, orang tua dan juga dokter atau pengasuh, tidak boleh ada yang memegang organ pribadi sang anak.
  3. Meminta anak untuk waspada apabila ada orang dewasa yang tidak dikenal memberikan makanan yang disukai, mainan ataupun binatang peliharaan. Banyak predator yang menjadikan barang-barang favorit anak sebagai umpan untuk menarik sang anak.
  4. Menekankan kepada anak bahwa ia bisa menceritakan segalanya pada Anda sebagai orang tua, terlebih lagi apabila ada hal-hal atau kejadian yang membuatnya takut dan bingung. Buatlah dia percaya bahwa Anda akan membantunya mengatasi ketakutannya dan Anda akan selalu mencintainya apapun keadaannya.

Anak Usia 5-8 Tahun

Dalam membantu anak usia 5-8 tahun dalam melawan predator, berikut tips-tips yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua.

  1. Menekankan akan pentingya sebuah batasan. Sebagai orang tua, dukunglah anak ketika ia ingin mengatakan, “Tidak, terima kasih” apabila ada orang dekat yang ingin mencium atau memeluknya. Hal tersebut dilakukan untuk membuat anak menjadi lebih peka dengan hal-hal yang tergolong intim.
  2. Yakinkan kepada anak untuk mau bercerita dan tidak perlu merasa bersalah apabila ada orang yang melakukan kejahatan seksual padanya. Yakinkan pada anak Anda bahwa tidak perlu malu untuk bercerita apabila terjadi hal seksual padanya.
  3. Sebagai orang tua, berilah batasan dalam akses internet sehingga anak Anda hanya dapat menggunakan internet dibawah pantauan orang tua. Berikan penjelasan untuk tidak mengungkapkan identitas yang pribadi secara online serta minta anak anda untuk memberitahu apabila anak mendapatkan pesan yang kurang nyaman.

Anak-anak adalah usia rentan dimana mereka masih belum waspada terhadap kejahatan-kejahatan di lingkungan sekitar. Itulah mengapa para predator anak mengincar anak-anak dibawah umur sebagai korban pelampiasan nafsunya. Maka, jagalah anak Anda dan pastikan untuk memberikan pengertian agar ia menjadi lebih waspada.

Leave a Comment

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *